“Janganlah kamu campuradukkan yang hak dengan yang batil, dan jangan sembunyikan kebenaran, padahal kamu mengetahuinya.” (QS. Al-Baqarah [2]: 42).
Mencontek, plagiasi, dan kecurangan akademik adalah bentuk mencampuradukkan kebenaran dengan kebatilan. Sedangkan integritas menuntut kejujuran, transparansi, dan amanah terhadap ilmu. Rasulullah ﷺ juga bersabda:
“Barang siapa menipu kami, maka ia bukan termasuk golongan kami.” (HR. Muslim, no. 101).
Singkatnya, Ilmu yang dicari dengan curang tidak akan membawa keberkahan, sementara ilmu yang diupayakan dengan jujur akan menjadi amal jariyah yang menyinari kehidupan.
Ketiga: Nilai Keteguhan Belajar: Teladan dari Gaza, Palestina; Gaza hari ini adalah madrasah keteguhan bagi dunia. Di tengah reruntuhan, mereka tetap belajar, menghafal Al-Qur’an, dan mengajar generasi muda. Mereka kehilangan sekolah, tapi tidak kehilangan semangat belajar; mereka kehilangan guru, tapi tidak kehilangan makna ilmu. Allah SWT berfirman:













