Namun, di tengah kesedihan dan amarah yang menyebar, seluruh pihak diimbau menahan diri. Jangan sampai tragedi ini dimanfaatkan untuk memprovokasi, menebar kebencian, atau merusak persatuan. Media sosial kini ramai dengan berbagai narasi, sebagian bernada provokatif. Karena itu, publik perlu bijak memilah informasi dan tetap menjaga ketenangan.
Dikatakannya, kita perlu mengingat bahwa Polisi yang bertugas di lapangan maupun para pengemudi ojek online yang bekerja keras mencari nafkah, keduanya adalah bagian dari rakyat yang sama. “Mereka sama-sama punya keluarga yang menunggu di rumah, serta harapan dan masa depan yang ingin diraih. Tidak ada satu pun nyawa yang pantas melayang hanya karena perbedaan posisi dalam sebuah demonstrasi,” ungkap Romadhon.













