HeadlineHukum

Memasukkan Keterangan Palsu di Akta Waris, Luke Divonis 3,5 Tahun Penjara

BANDUNG,  BEDAnews.com – Rachmat Surya Puluhulawa alias Luke, tersangka kasus pemalsuan di vonis selama 3,5 tahun penjara. Luke dinyatakan terbukti bersalah telah menyuruh memasukkan keterangan palsu ke dalam suatu akta otentik mengenai sesuatu hal yang kebenarannya harus dinyatakan oleh akta itu, sebagaimana dakwaan kesatu yakni Pasal 266 ayat (1) KUHPidana.

Vonis tersebut dibacakan majelis hakim yang diketuai Edison Muhamad pada persidangan  di PN Bandung, Jalan L.L.R.E Matadinata, Kota Bandung, Selasa (3/3/2020).

“Mengadili, menyatakan terdakwa Rachmat Surya Puluhulawa alias Luke terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah telah menyuruh memasukkan keterangan palsu ke dalam suatu akta otentik mengenai sesuatu hal yang kebenarannya harus dinyatakan oleh akta itu. Menjatuhkan pidana penjara selama tiga tahun dan enam bulan,” kata Edison.

Vonis tersebut lebih rendah dari tuntutan jaksa  yang  menuntut 4 tahun penjara.

Sebelum pembacaan majelis hakim menyampaikan pertimbangan pertimbahan. Hal yang memberatkan terdakwa adalah tidak mengakui kesalahan padahal terdakwa mengakui ada ahli waris lain selain terdakwa.

Selain itu, perbuatan terdakwa menunjukkan dirinya tidak memiliki rasa sayang ke keluarga serta terdakwa tidak menunjukkan rasa penyesalan.

Sementara hal-hal yang meringankan, terdakwa bersikap sopan di persidangan, belum pernah dihukum dan memiliki tanggungan anak-istri.

Dalam pertimbangannya, Majelis Hakim menyatakan terdakwa Luke telah melakukan perbuatan menyuruh seseorang memasukan keterangan palsu ke dalam akta waris.

“Padahal terdakwa mengetahui kalau keterangan yang ditulisnya dalam akta ahli waris itu tidak benar,” ujar hakim.

Perbuatan yang dilakukan terdakwa berawal pada Mei 2010, saat menyuruh Ketua RT 02/02 Kelurahan Cidadap memasukan dirinya ke daftar ahli waris setelah ayahnya, Willy Suganda meninggal.

Setelah seluruh persyaratan selesai dan telah ditandatangani Camat Cidadap, diketahui jika keterangan yang dimasukan terdakwa tidak benar.

Dengan adanya surat yang dipalsukan tersebut, maka terbitlah surat keterangan ahli waris dari Kecamatan Cidadap yang isinya sesuai dengan permohonan terdakwa.

Majelis Hakim menambahkan, maksud terdakwa memalsukan surat ahli waris itu tidak lain untuk memiliki semua harta peninggalan ayahnya.

Harta tersebut berupa lima Sertifikat Hak Milik (SHM) atas tanah yang terletak di Desa Mekarwangi, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. 

Kemudian lima sertifikat tersebut dibalik namakan atas nama terdakwa, dan akibatnya saksi Dian Novina dan dua anaknya merasa dirugikan.

Atas outusan tersebut, I terdakwa dan penasehatnya menyatakan pikir-pikir., begitu juga dengan Jaksa Penuntut Umum menyatakan pikir-pikir. (boed).

Selanjutnya

Related Articles

Back to top button
Close