Pada hari yang sama, Presiden Prabowo memimpin Rapat Pimpinan (Rapim) TNI–Polri di Istana Kepresidenan Jakarta, yang dijadwalkan berlangsung sejak pukul 10.00 WIB dan dihadiri jajaran pimpinan tertinggi TNI dan Polri. Cak Imin juga menyampaikan apresiasi Presiden kepada insan pers Indonesia atas pengabdian dan perannya bagi bangsa dan negara.
*Pers di Tengah Lima Tantangan Besar*
Di luar soal kehadiran atau ketidakhadiran Presiden, HPN 2026 sejatinya menjadi momentum refleksi mendalam bagi pers nasional yang saat ini menghadapi setidaknya lima persoalan besar: Krisis ekonomi media, yang menggerus keberlanjutan perusahaan pers. Kemerdekaan pers yang masih menghadapi tekanan, baik langsung maupun tidak langsung. Profesionalisme wartawan, di tengah banjir informasi dan konten instan. Disrupsi digital dan kecerdasan buatan (AI) yang mengubah lanskap jurnalisme.Regulasi yang belum sepenuhnya berpihak pada pers, terutama dalam ekosistem digital. Dalam konteks inilah, kehadiran simbolik negara, termasuk Presiden, sering dimaknai lebih dari sekadar seremoni.













