Ketidakhadiran Presiden bukan hal baru. Dari catatan sejarah HPN, absennya Presiden di acara puncak bukanlah peristiwa luar biasa. Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) tidak hadir pada HPN di Banjarmasin Kalsel, dia diwakili oleh Wakil Presiden Megawati Soekarnoputri. Presiden Jokowi juga tak hadir di HPN Batam dan diwakili oleh HM Jusuf Kalla. Bahkan pada tahun 2025, Presiden Prabowo Subianto tercatat tidak hadir di HPN Banjarmasin maupun HPN Pekanbaru, Riau. Artinya, ketidakhadiran Presiden di HPN bukan preseden baru, melainkan bagian dari dinamika kenegaraan yang telah berulang.
Adapun pada HPN 2026 di Serang, Prabowo mengutus Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar (Cak Imin) untuk mewakili dirinya. Menurut Cak Imin, Presiden sesungguhnya ingin hadir, namun tidak dapat memenuhi undangan karena agenda kenegaraan yang bersamaan. “Prabowo sesungguhnya ingin sekali hadir. Tetapi karena ada agenda bersamaan sehingga menyampaikan Selamat Hari Pers Nasional 2026,” ujar Cak Imin.













