• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Kamis, Mei 7, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Masa Transisi Jokowi Harus Melaporkan Kepemilikan Lahan dan Sumber Alam Indonesia Terkini

Masa Transisi Jokowi Harus Melaporkan Kepemilikan Lahan dan Sumber Alam Indonesia Terkini

angel angel by angel angel
15 Oktober 2024
in Ragam
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

*Sejarah dan Pentingnya Agraria dalam Transisi Kekuasaan*

Agustiana mengawali refleksinya dengan mengingat sejarah panjang Indonesia yang erat kaitannya dengan agraria dan sumber daya alam. Ia menggarisbawahi bahwa sejak masa penjajahan, penguasaan atas tanah dan sumber daya alam selalu menjadi isu utama. Contoh penting yang dia kemukakan adalah Agresi Militer Belanda ke-2 pada tahun 1948, di mana tujuan utama Belanda bukan sekadar mengendalikan politik, tetapi juga kembali menguasai kekayaan alam yang telah lama mereka eksploitasi. Hal yang sama terjadi saat Jepang menyerah kepada Sekutu pada 1945, di mana persoalan pengelolaan sumber daya alam Indonesia menjadi isu penting dalam peralihan kekuasaan.

Esensi dari transisi kekuasaan ini juga tercermin dalam Konferensi Meja Bundar (KMB) pada tahun 1949, di mana Belanda akhirnya mengakui kemerdekaan Indonesia. Namun, di balik kesepakatan ini, Belanda berusaha mempertahankan kendali atas sejumlah aset dan sumber daya alam Indonesia. “Penyerahan kekuasaan bukan hanya seremonial politik, tetapi soal bagaimana bangsa yang merdeka benar-benar mengelola kekayaan alamnya sendiri,” tegas Agustiana. Ia menegaskan bahwa hal ini harus menjadi perhatian utama dalam transisi dari Jokowi ke Prabowo.

BeritaTerkait

DIPLOMASI ASIMETRIS IRAN: ANTARA MARTABAT DAN KALKULASI KEKUATAN

7 Mei 2026

Orientasi Umum Mahasiswa Magang Universitas Muhammadiyah Banjarmasin dan Poltekkes Kemenkes Palangka Raya 

6 Mei 2026
Page 2 of 8
Prev123...8Next
Previous Post

Sejarah Mencatat, Etika Politik Jokowi Tak Lazim dan Mencoreng Demokrasi

Next Post

Pelantikan PWI Jaya 2024-2029, Panda Nababan: PWI Harus Kembali Disegani

Related Posts

Ragam

DIPLOMASI ASIMETRIS IRAN: ANTARA MARTABAT DAN KALKULASI KEKUATAN

7 Mei 2026
Ragam

Orientasi Umum Mahasiswa Magang Universitas Muhammadiyah Banjarmasin dan Poltekkes Kemenkes Palangka Raya 

6 Mei 2026
Ragam

AMKI Sumsel Dorong Sinergi dengan DPRD untuk Tangkal Hoaks 

6 Mei 2026
Ragam

STAI Yogyakarta Adakan Yudisium 2026

6 Mei 2026
Ragam

ATRISI MARITIM DI SELAT HORMUZ: SKENARIO KRISIS ENERGI, KEBUNTUAN DIPLOMASI DAN RISIKO ESKALASI MILITER TERBUKA

6 Mei 2026
Ragam

Penunjukkan Plt Ketua PSSI, Sebatas Roda organisasi dan Mempersiapkan Pelaksanaan Kongres

5 Mei 2026
Next Post

Pelantikan PWI Jaya 2024-2029, Panda Nababan: PWI Harus Kembali Disegani

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021