Namuj derajat kehormatan Gus Miftah yang mengundurkan diri LEBIH TINGGI DARI KEDUA SOSOK ANAK BERANAK Jokowi tertuduh publik berijazah S1 palsu dari Fakultas Kehutanan UGM dan pernah “memaksa” tambahan periode jabatan presidennya, serta Gibran atau Tertuduh publik manusia dibalik akun fufu fafa.
Oleh karenanya, demi menjaga kerusakan sejarah hukum dan politik yang berkelanjutan tentunya publik bangs ini membutuhkan kerjasama seluruh anak bangsa Lintas Sara yang nice, disebabkan rasa tanggung jawab atas jiwa kebangsaan yang tinggi, HENTIKAN REKAYASA atau KAMUFLASE RASA SIMPATI DAN RASA HORMAT KEPADA SOSOK JOKOWI “RESIDU YANG TERUS BERGAYA JUMAWA DENGAN POLA CAWE-CAWENYA” melalui proses hukum dan vonis mahkamah, sekaligus paksa seret Gibran keluar istana secara konsitusi, karena secara moral tuduhan publik terhadap jatidirinya membentuk kualitas karakter yang serius yang tidak menunjukan manusia yang beradab, termasuk tingkat kemampuan dan pendidikannya tidak pantas bahkan merendahkan diri seorang Prabowo Subianto selaku Presiden RI pemimpin bangsa ini, andai terus dipaksakan untuk mendampingi sosok presiden dengan bukti ijasah asli disertai bukti dan saksi-saksi kawan lama para jenderal baik kakak kelas (purn TNI) serta rekan sekelas maupun dibuktikan oleh para adik kelas dari akademi pendidikan militer, akademi militer terhormat dengan para alumnus yang dipastikan sebagai cikal bakal para pemimpin bangsa (fungsional dan struktural di institusi TNI).












