Menurutnya, pengalaman berbagai negara tersebut menunjukkan bahwa keamanan dan pembangunan merupakan dua aspek yang tidak dapat dipisahkan.
“Negara yang aman memiliki ruang untuk tumbuh dan berkembang, sementara pembangunan yang berhasil akan memperkuat stabilitas dan ketahanan negara,” katanya.
Dalam konteks Indonesia, Budhi menilai TNI memiliki pengalaman historis yang unik. Sejak masa perjuangan kemerdekaan, TNI tidak hanya bertugas menjaga kedaulatan negara, tetapi juga berkontribusi dalam pembangunan bangsa, mulai dari pembangunan infrastruktur, pengamanan wilayah perbatasan, penanggulangan bencana, penguatan ketahanan pangan, hingga membantu masyarakat di daerah tertinggal dan terisolasi.
Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dengan tingkat kerawanan bencana yang tinggi, Indonesia membutuhkan sinergi seluruh instrumen nasional. Dalam berbagai situasi darurat, TNI dinilai memiliki kemampuan mobilisasi yang cepat, jangkauan luas, serta kapasitas organisasi yang memungkinkan hadir langsung di tengah masyarakat.













