Ia mencontohkan Tiongkok yang memanfaatkan militer dalam pengembangan teknologi strategis, industri pertahanan dan pembangunan infrastruktur nasional. Di Amerika Serikat, sejumlah inovasi besar seperti internet, GPS, dan teknologi antariksa lahir dari investasi sektor pertahanan. Sementara Rusia menjadikan sektor pertahanan sebagai salah satu motor penggerak pembangunan industri, sains dan teknologi.
“Bahkan di banyak negara maju lainnya, militer terlibat dalam penanggulangan bencana, perlindungan infrastruktur kritis, riset dan inovasi, serta penguatan kapasitas nasional menghadapi berbagai krisis,” ujarnya.
Budhi juga menyoroti kontribusi militer dalam pembangunan kesejahteraan masyarakat. Di Amerika Serikat, militer rutin memberikan layanan kesehatan dan pendidikan kepada komunitas terpencil. Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok pernah menjadi instrumen penting dalam program pengentasan kemiskinan dan pembangunan wilayah pedalaman. Di India dan Brasil, militer juga berperan aktif dalam pembangunan fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, serta pemberdayaan masyarakat di daerah terpencil.













