• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Senin, November 9, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Maman Lukmanul Hakim: Dari Kuningan ke Gelar Doktor, Bedah “Dialektika Puritanisme Islam” di Muhammadiyah

Maman Lukmanul Hakim: Dari Kuningan ke Gelar Doktor, Bedah “Dialektika Puritanisme Islam” di Muhammadiyah

Hargib by Hargib
12 Agustus 2026
in Edukasi, News
0
FOTO BERSAMA: Maman Lukmanul Hakim menerima sertifikat dari ketua sidang usai meraih gelar doktor di pascasarjana UIN SGD Bandung/Rabu,11/(8/2026)/bedanews.com/ Harry Brajamusti

FOTO BERSAMA: Maman Lukmanul Hakim menerima sertifikat dari ketua sidang usai meraih gelar doktor di pascasarjana UIN SGD Bandung/Rabu,11/(8/2026)/bedanews.com/ Harry Brajamusti

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pencapaian ini menempatkan Maman sebagai Doktor ke-1.204 yang diluluskan Pascasarjana UIN SGD Bandung. Khusus untuk Bidang Studi Agama-Agama, ia tercatat sebagai Doktor ke-258.

Dosen Ushuluddin yang Visioner

Di luar ruang sidang, Maman dikenal sebagai Dosen Fakultas Ushuluddin UIN SGD Bandung. Rekan sejawat menyebutnya sebagai sosok pekerja keras yang tidak pernah berhenti belajar.Gelar doktor ini bukan garis finish, melainkan pijakan baru.

BeritaTerkait

Pemkab Kapuas Susun Rencana Penanggulangan Bencana Daerah, Libatkan Lintas Sektor dan Akademisi

6 November 2026

Ekoteologi dalam Inovasi, Pendidikan, dan Pengabdian

6 November 2026

Bagi Maman, penelitian tentang tajdid adalah upaya untuk merawat nalar kritis Islam Indonesia agar tetap relevan, kritis, dan solutif menghadapi tantangan modernitas.

“Sukses itu bukan kebetulan. Ia lahir dari kerja keras, dedikasi, dan visi yang jelas,” begitu prinsip yang kini telah ia buktikan sendiri.

Dengan tambahan doktor baru ini, Pascasarjana UIN SGD Bandung kembali menegaskan perannya sebagai rumah lahirnya para intelektual Muslim yang tidak hanya menguasai teks, tetapi juga mampu membaca konteks.

Riset Baru: Muhammadiyah Ternyata Sudah “Rasional” Sejak 1912, Bukan Hanya Tekstual

Page 3 of 7
Prev1234...7Next
Tags: Dari KuninganDialektika Puritanisme IslamGelar DoktorMaman Lukmanul HakimMuhammadiyah
Previous Post

Kejaksaan Disebut Sedang dalam “Masa Ujian”, Burhanuddin Beri Mandat Berat Kepada 34 Pejabat Baru

Next Post

Komisi III DPRD Kota Cirebon Bahas Pencegahan Kekerasan Seksual dan Paparan Pornografi Anak

Related Posts

News

Pemkab Kapuas Susun Rencana Penanggulangan Bencana Daerah, Libatkan Lintas Sektor dan Akademisi

6 November 2026
Edukasi

Ekoteologi dalam Inovasi, Pendidikan, dan Pengabdian

6 November 2026
News

Antisipasi Gangguan Operasional Pesawat, FDI Tasikmalaya Imbau Pilot Drone Tertib Aturan dan Koordinasi

5 November 2026
Edukasi

DPRD Jabar Berharap Seluruh Venue Pertandingan Proprov Dipersiapkan Secara Optimal

5 November 2026
News

Kemendagri Dampingi Hulu Sungai Utara Tingkatkan Kualitas Pelayanan Dasar

4 November 2026
News

Kemendagri Dorong Kolaborasi Pemerintah Daerah, BPD, Fintech dan Dunia Usaha untuk Percepat Pertumbuhan Ekonomi Digital

4 November 2026
Next Post

Komisi III DPRD Kota Cirebon Bahas Pencegahan Kekerasan Seksual dan Paparan Pornografi Anak

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021