JAKARTA – Bursa calon Kapolri kembali ramai dipergunjingkan jelang dua bulan masa aktif jabatan Kapolri Jenderal Idham Aziz berakhir.
Ketua Umum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Jalan Lurus (GJL), Riyanta, SH mengungkapkan, ada beberapa nama jenderal yang masuk dalam bursa Kapolri.
Namun demi terwujudnya negara yang bersih dan berwibawa, pihaknya (LSM-GJL) akan merekomendasikan kepada presiden yang layak untuk memimpin Polri selanjutnya.
“Mari kita rekomendasikan kepada bapak Presiden Joko Widodo agar memilih HOEGENG II yang dicalonkan sebagai Kapolri. Monggo suarakan dengan elemen aktivis,” ujar Riyanta, SH, Minggu (8/11/20).
Saat ini, lanjut Riyanta, ada 8 kandidat calon bursa Kapolri, dari lima nama ada Jenderal bintang tiga (Komisaris Jenderal) dan tiga nama bintang dua (Inspektur Jenderal). Kedelapan nama ini mulai dari lulusan Akademi Kepolisian tahun 1988 A hingga lulusan tahun 1991.













