Tanah juga mengingatkan kita kepada rakyat: mereka yang bekerja sejak pagi, keluarga yang menghitung uang sebelum memenuhi kebutuhan, dan mereka yang sering tidak memiliki akses untuk bersuara.
Dalam pemasyarakatan, tanah berarti pembinaan yang membumi.
Warga binaan harus dipersiapkan untuk kembali kepada masyarakat. Mereka perlu belajar bekerja, bertani, beternak, berusaha, dan menguasai keterampilan.
Karena itu, lahan lapas semestinya lebih banyak diarahkan untuk kegiatan produktif.
Tanah ditanami. Keterampilan dikembangkan. Hasilnya menjadi bekal kehidupan.
Tujuan pemasyarakatan bukan menjauhkan manusia dari masyarakat, melainkan mengembalikannya kepada masyarakat dengan kehidupan yang lebih baik.
*Reformasi Harus Menyentuh Sistem*













