Jadikan ia titik balik.
Kembalikan pengawasan kepada tempatnya.
Kembalikan hukum kepada marwahnya.
Kembalikan pemasyarakatan kepada tujuan pembinaannya.
Dan yang paling penting: Kembalikan Allah di atas kekuasaan, dan kembalikan tanah di bawah kaki kita.
Sebab ketika manusia ingat bahwa di atasnya ada Allah dan di bawahnya ada tanah, ia akan lebih sulit menyalahgunakan amanah yang berada di tengah-tengahnya.
Di tengah-tengah itulah kita berdiri: membawa jabatan, memegang amanah, dan menunggu pertanggungjawaban. ***
Page 12 of 12













