Setidaknya ada tiga hikmah yang dapat diambil dari kegiatan Presiden Jokowi melakukan lawatan ke China, Jepang, dan Korea Selatan tersebut:
– Mempertegas Politik Luar Negeri Bebas-Aktif
Politik Luar Negeri Indonesia sesuai dengan Visi Misi Pemerintahan Jokowi 2019-2024 yakni Politik Luar Negeri yang bebas dan aktif yang salah satu misinya adalah Memperkuat diplomasi ekonomi, untuk memperjuangkan kepentingan ekonomi nasional Indonesia dalam kerja sama perdagangan, investasi dan pariwisata, serta perluasan pasar ekspor ke negara-negara non-tradisional.
– Politik luar negeri yang bebas menentukan sikap dan kebijaksanaan terhadap permasalahan internasional dan tidak mengikatkan diri secara a priori pada satu kekuatan dunia, aktif memberikan sumbangan pemikiran maupun partisipasi aktif dalam menyelesaikan konflik, sengketa dan permasalahan dunia lainnya, demi terwujudnya ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.













