Jika mengacu pada hal tersebut, maka jelaslah sudah kunjungan Presiden Jokowi ke China, Jepang, dan Korea Selatan tidak semata-mata menarik investasi atau kepentingan ekonomi belaka melainkan juga merupakan bagian dari upaya diplomasi dan partisipasi aktif Indonesia dikawasan Asia pada khususnya dan Dunia pada umumnya.
– Menciptakan kantong-kantong lapangan pekerjaan baru
Selain mempertegas politik luar negeri dan posisi Indonesia di kancah Asia dan Dunia, Kunjungan dan kesepakatan yang dihasilkan dari kunjungan tersebut tidak hanya mampu menarik investasi melainkan juga akan membuka kantong-kantong lapangan pekerjaan yang baru bagi masyarakat Indonesia.
Hal ini menjadi sangat penting mengingat dalam 3 tahun terakhir Indonesia dihadapi pada masalah ketersediaan lapangan pekerjaan yang terbatas, tingginya pengangguran, dan adanya Bonus Demografi yang belum dapat dioptimalkan bagi kemajuan dan kesejahteraan Indonesia.













