2. Apakah KPK ikut praktik seni berpolitik pragmatis (diluar fungsi KPK), demi menjegal Harto dalam Kongres PDIP sebentar lagi?
3. Atau KPK disfungsi dalam penyidikan dan penetapan TSK Hasto, hanya karena kurangnya kemampuan atau rendahnya nilai profesionalitas (red-nir kualitas) terkait teknik penyidikan dari ketua KPK yang baru yang juga dipermasalahkan oleh publik, terhadap pengangkatan jabatannya selaku Ketua. KPK.
Oleh sebab hukum, andai salah satu dari 3 faktor prediksi terkait *_gejala-gejala kinerja KPK yang aneh tapi nyata alias SERAMPANGAN_* maka sebaiknya Ketua KPK mundur atau dipaksa mundur sesuai konstitusi karena ada faktor X yang aneh tapi nyata selebihnya atas dasar peran serta masyarakat dengan merujuk satire politik, vox populi vox dei.












