Kali ini, kebiasaan itu harus diubah. Penutupan Selat Hormuz secara langsung mengancam ketahanan energi Indonesia. Harga BBM dalam negeri berpotongan melonjak. Inflasi akan naik. Daya beli masyarakat akan tergerus.
Jika pemerintah tidak menyiapkan skenario darurat sejak sekarang, kita bisa menghadapi krisis multidimensi yang tidak kalah berat dengan krisis 1998.
*Tiga Pelajaran untuk TNI dan Para Jenderal Indonesia*
Dari konflik Iran-AS ini, ada tiga pelajaran penting bagi TNI.
Pertama, perang modern tidak diukur dari jumlah bintang di pundak, tetapi dari kesiapan teknis di lapangan. Seorang jenderal yang hebat dalam upacara belum tentu hebat dalam krisis. Perang menuntut kecepatan mengambil keputusan, ketepatan intelijen, dan keberanian memikul risiko. Bukan soal jumlah staf atau kemewahan ruang rapat.













