Bukan hanya kejurnas, diklat-diklat pelatih dan wasitpun sudah diberlakukan pembagian wilayah, bahkan sejak tahun lalu sudah mulai diberlakukan. Sekali lagi menurutnya hal ini demi pemerataan, seleksi dan regenerasi atlet yang tumbuh potensial dari wilayah-wilayah di seluruh Indonesia. Bukan dari Jawa saja.
“Setiap atlet, pelatih dan wasit di daerah punya hak yang sama untuk maju dan memiliki akses yang sama serta berkeinginan memiliki prestasi yang sama dengan daerah lainnya,” terang Thamrin.
Thamrin berkeyakinan, dengan pola seperti ini, kesenjangan (gap) antar daerah, baik dilihat dari segi prestasi, kompetisi, dan kompetensi akan semakin berkurang.
Untuk diketahui, Kejurnas wilayah 1 alhamdulillah telah sukses dilaksanakan di Banda Aceh. Wilayah 1 terdiri dari Provinsi DI Aceh, Kepri, Riau, Sumatra Utara dan Sumatra Barat. Wilayah 2 kejuaraan akan berlangsung tanggal 4 – 6 November 2022 di di Palembang, Sumatra Selatan. Wilayah 2 terdiri dari Sumatra Selatan, Jambi, Bengkulu, Bangka Belitung dan Lampung. Kejurnas wilayah 3 akan berlangsung pada tanggal 5 – 6 November 2022 di Tangerang, Banten. Wilayah 3 terdiri dari Banten, Jabar, DKI, DIY dan Jatim. Kejurnas Wilayah 4 akan berlangsung 29 November – 1 Desember 2022 di Banjarmasin. Wilayah 4 terdiri dari Kalsel, Kalteng, Kalbar, Kaltim, dan Kaltara. Kejurnas wilayah 5 akan berlangsung tanggal 24 – 25 November 2022 di Makasar. Wilayah 5 ini terdiri terdiri dari Sulsel, Gorontalo, Sulut, Sulteng, Sultra dan Sulbar. Adapun kejurnas wilayah 6 akan berlangsung pada tanggal 15 – 17 November 2022 di Ambon Maluku. Wilayah 6 terdiri dari Maluku, Maluku Utara, Bali, NTT, NTB dan Papua.













