Oleh: Zainuddin Arsyad, S.Ip
JAKARTA || Bedanews.com – Kita yang berlatar belakang sarjana dan aktivis pergerakan seharusnya mengapresiasi Presiden RI ke 8, Bapak Prabowo Subianto, yang menulis buku, mengkaji dan berpidato senantiasa membelah kaum lemah. Ada beberapa contoh sederhana bisa kita lihat dan dengarkan.
Beliau Presiden Prabowo mengungkapkan lebih hormat kepada pedagang asongan dari pada kelompok intelektual dan elit. Kata Presiden Pabowo saat berpidato di Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI) 29 Maret 2024 lalu.
“Saudara boleh bangga menjadi sarjana tapi dalam hati saya saya sangat hormat sama pedagang kaki lima, sama tukang ojol, sama tukang bakso, sama petani, sama buruh tani, sama perkerja harian, sama buruh di pelabuhan, sama nelayannelayan yang nyawanya dipertaruhkan untuk mencari makan untuk istri dan anaknya. Si pedagang kaki lima tiap hari keluar mendorong grobak keringat dan fisik mencari makan untuk anak dan istrinya. Itu yang kita hormati, mereka mulia, mereka jujur, mereka halal,” ungkap Presiden Prabowo.












