Dalam beberapa tahun terakhir, kontribusi sektor UMKM dan wirausaha muda terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) terus menunjukkan tren positif, sekaligus menjadi tulang punggung penciptaan lapangan kerja di Indonesia. Di sisi lain, tantangan yang dihadapi juga semakin kompleks, mulai dari perlambatan ekonomi global, disrupsi teknologi dan digitalisasi, perubahan rantai pasok internasional, hingga tuntutan terhadap transisi ekonomi hijau dan berkelanjutan.
Di tengah kondisi tersebut, HIPMI dituntut tidak hanya menjadi wadah konsolidasi pengusaha muda, tetapi juga berperan aktif sebagai mitra strategis pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang pro-entrepreneur, memperkuat daya saing nasional, serta mendorong lahirnya pengusaha-pengusaha baru berbasis inovasi. “Ade Jona sangat layak memimpin HIPMI dengan tantangan-tangangan ke depan,” kata Ahmad Salim yang juga diamini Ali Affandi.













