Sangat berbeda dengan sistem ekonomi kapitalis, yang sumber utama pendapatan hanya dari pajak. Pengelolaan SDA diserahkan kepada swasta yang berorientasi keuntungan. Negara hanya memperoleh bagian kecilnya, itupun sarat korupsi. Kalau pajak minim solusi yang diambil kemudian adalah dengan utang. Ketika utang menggunung maka APBN akan terkuras untuk membayar utang, seperti di negeri ini. Alokasi untuk biaya pendidikan jauh lebih kecil dibanding untuk bayar utang. Belum lagi kesehatan mesti ditanggung masyarakat dengan kedok jaminan seperti BPJS. Maka dapat dipastikan akan kesulitan dalam menjalankan roda ekonominya.
Hanya saja sistem ekonomi syariah yang mandiri tidak bisa berjalan dalam sistem kapitalisme. Secara dasar saja sudah berbeda, yang satu ingin mendapat ridla Allah sedang satunya berdasar materi.













