*Peringatan untuk Indonesia dan Dunia*
Saya menulis opini ini bukan untuk membenci Donald Trump. Saya menulis ini karena Indonesia dan dunia harus belajar dari keruntuhan etika kepemimpinan ini.
Kita boleh punya presiden yang keras. Kita boleh punya presiden yang kontroversial. Tetapi kita tidak boleh memiliki panglima tertinggi yang:
Satu. Tidak bisa dipercaya kata-katanya,
Kedua. Dijauhi oleh staf militernya sendiri dalam operasi perang, dan
Ketiga. Lebih membahayakan pasukannya daripada musuh di seberang sana.
Sebagai bangsa yang pernah mengalami krisis kepemimpinan di masa lalu terutama pada pergantian kekuasaan yang tidak mulus, Indonesia harus belajar: jangan biarkan panglima tertinggi kita, siapa pun dia, menjadi sumber bahaya terbesar bagi prajuritnya sendiri.













