Inilah bentuk konkret “merawat semesta dengan cinta” bukan lewat slogan, tetapi lewat pembelajaran yang menyentuh nalar dan nurani.
Merawat Semesta: Tugas Pendidikan, Bukan Sekadar Lingkungan
Jika tema HGN 2025 ingin hidup, kita memerlukan langkah nyata: (1) Sekolah hijau menjadi budaya permanen, bukan program tahunan; (2) Literasi bencana dan iklim diwajibkan dalam proyek pembelajaran; (3) Siswa terlibat langsung dalam pengamatan lingkungan sekitar; (4) Guru diberi ruang untuk mengangkat isu ekologis meski tidak ada dalam kisi-kisi ujian; (5) Pemda memasukkan edukasi ekologi dalam program daerah secara serius.
Merawat semesta bukan hanya tugas kementerian lingkungan. Ini adalah urusan pendidikan karena hanya pendidikan yang bisa menumbuhkan kesadaran jangka panjang.












