Oleh : Lilis Sulastri
(Guru Besar Ilmu Manajemen FEBI UIN Sunan Gunung Djati Bandung)
Pernahkah kita berfikir bahwa alam adalah bagian dari mahluk hidup yang menyimpan ingatan. Ingatan di mana banyak rawa yang ditimbun, bukit yang diratakan, hutan yang dibakar, sungai yang disempitkan. Dan setiap kali musim berganti, ingatan itu kembali dalam bentuk peringatan kadang lembut, kadang keras, sering kali kita abaikan. Banjir yang berulang di kota yang sama, longsor yang terjadi di tebing yang sama, kebakaran hutan yang menutup langit pada bulan yang sama, kekeringan yang mematikan panen di wilayah yang sama semuanya bukan kebetulan. Ini bukan ‘ujian yang tiba-tiba datang dari langit’, tetapi tanda bahwa ada sesuatu yang tidak beres dalam cara kita mengelola ruang hidup.













