Konsep itulah yang menjadi penyakit bagi sistem kesehatan saat ini. Hingga untuk mendapatkan pelayanan yang baik dengan fasilitas yang mendukungnya, rakyat harus merogoh sakunya demikian dalam. Semakin banyak yang dikeluarkan semakin prima fasilitas kesehatan yang didapatkannya.
Begitulah sistem kesehatan yang bertumpu pada sistem kapitalisasi dan liberalisasi. Negara tidak memprioritaskan kebutuhan rakyatnya. Terutama dalam hal pelayanan kesehatan. Minimnya peran negara telah membuktikan bahwa sudah saatnya ada perombakan secara universal bagi sistem kesehatan di negeri ini.
Dalam paradigma Islam, kesehatan adalah kebutuhan dasar umat dan kewajiban bagi negara. Rakyat tidak dibebani dengan biaya sekecil apapun. Sebaliknya negara memfasilitasinya dengan gratis. Seperti: Negara menyediakan rumah sakit, klinik, dan fasilitas lainnya yang dibutuhkan oleh kaum muslimin. Sebagaimana sabda Rasulullah saw.:













