JAKARTA || Bedanews.com — Kementerian Dalam Negeri mendorong perubahan perilaku pengelolaan sampah dimulai dari lingkungan satuan pendidikan.
Upaya tersebut menjadi bagian dari intervensi program Local Service Delivery Improvement Project (LSDP) dalam meningkatkan layanan pengelolaan sampah di daerah.
Hal itu disampaikan Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah (SUPD) IV Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Paudah, saat membuka Rapat Asistensi dan Supervisi Perubahan Perilaku Pengelolaan Sampah di Satuan Pendidikan secara hybrid di Swiss-Belresidences Kalibata, Jakarta, Kamis (24/9).
Paudah mengatakan, pengelolaan sampah selama ini masih kerap berorientasi pada pendekatan hilir, yakni mengumpulkan, mengangkut dan membuang sampah ke tempat pemrosesan akhir (TPA). Menurutnya, pendekatan tersebut perlu diimbangi dengan pembenahan di tingkat hulu.













