Selain itu, forum koordinasi ini menjadi momentum untuk mengidentifikasi berbagai tantangan yang masih dihadapi daerah, termasuk kualitas data, keterpaduan program dan kegiatan, efektivitas penganggaran, cakupan intervensi, serta koordinasi antarperangkat daerah dan pemangku kepentingan.
Pemerintah menekankan pentingnya pendekatan yang berbasis data, sasaran, wilayah dan kebutuhan masyarakat. Setiap daerah perlu memastikan bahwa, sumber daya yang tersedia diarahkan pada intervensi yang memberikan dampak nyata terhadap perbaikan status gizi dan penurunan stunting.
Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini antara lain: meningkatnya pemahaman pemerintah Provinsi mengenai aksi konvergensi pemenuhan gizi dan percepatan penurunan stunting, terbentuknya trainer/fasilitator Provinsi yang mampu melakukan penguatan kapasitas Kabupaten/Kota, meningkatnya kualitas pembinaan dan pengawasan provinsi terhadap pelaksanaan aksi konvergensi di Kabupaten/Kota, menguatnya integrasi perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, dan evaluasi program penurunan stunting, meningkatnya pemanfaatan data sebagai dasar penetapan sasaran dan intervensi, serta menguatnya kolaborasi lintas sektor dan lintas tingkatan pemerintahan dalam pemenuhan gizi dan percepatan penurunan stunting.













