“Ada beberapa poin yang menjadi catatan. Pertama, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan seharusnya sejak awal bisa mengantisipasi dan memastikan seluruh hewan di Bandung Zoo terawat dengan baik. Memastikan kesejahteraan hewan terjaga dengan baik terkait dengan makanannya maupun kesehatannya. Namun, kenyataannya hal tersebut belum terlaksana,” cetus Ono.
Kedua, lanjut Ono, Kementerian yang memiliki kewenangan pemberian izin dan pengawasan kebun binatang juga dinilai belum menjalankan tanggung jawabnya dengan maksimal untuk memastikan standar pemeliharaan terpenuhi.
Di sisi lain, yayasan yang sudah dicabut izinnya oleh Kementerian Kehutanan tetapi faktanya masih terlibat dalam pengelolaan mandiri Bandung Zoo tersebut.
Dengan hanya mengandalkan donasi dari masyarakat yang terbatas akhirnya mengakibatkan penurunan kualitas perawatan dan pakan hewan.












