KAB. BANDUNG || bedanews.com — Kebocoran air di Jalan Soreang-Cipatik dikatakan pihak Perumda Air Minum Tirta Raharja melalui Humasnya, itu bukan dari pipa penyaluran air ledeng melainkan diakibatkan kebocoran Menhul IPAL, berbeda sekali dengan asumsi masyarakat sebelumnya.
Dikatakan Humas Perumda, setelah dilakukan pembongkaran dengan dinas terkait di lokasi untuk memastikan 100% kebenarannya ternyata kebocoran itu bukan dari pipa ledeng melainkan dari saluran IPAL yang tersumbat sampah.
Meski terlambat memberikan jawaban saat dilakukan konfirmasi, tapi keterangan dari Humas Perumda bisa dijadikan acuan untuk memberikan pelayanan penyaluran air kepada pelanggan.
Humas Perumda tidak menyangkal kalau memang terjadi kebocoran pipa air, terutama pipa PDAM, dapat menimbulkan berbagai kerugian bagi pelanggan, baik secara finansial maupun kenyamanan.
Sementara kerugian yang dialami pelanggan akibat pipa air ledeng bocor di jalan raya sangat signifikan, meliputi aspek layanan, finansial, hingga kenyamanan.












