Lalu, di mana posisi Asia Tenggara? Di mana posisi Indonesia? Tulisan ini adalah refleksi saya, sebagai purnawirawan TNI yang pernah duduk di sidang PBB, tentang bagaimana kegagalan BRICS dan dilema energi di kawasan kita menjadi ancaman sunyi terhadap perdamaian dan stabilitas.
*BRICS yang Retak: Anatomi Kegagalan Diplomatik*
Ketika sebuah forum sebesar BRICS yang mewakili hampir 40 persen populasi dunia dan lebih dari 30 persen PDB global tidak mampu merilis pernyataan bersama tentang krisis di Gaza, Lebanon, Suriah, dan Sudan, maka itu adalah kegagalan diplomatik yang nyata.
Apa penyebabnya? Sebagai mantan penasihat militer yang pernah terlibat langsung dalam diplomasi multilateral di PBB, saya melihat tiga faktor.













