Ia menuturkan, di era digital saat ini semakin banyak anak muda yang berkenalan melalui media sosial maupun aplikasi daring. Namun, kemudahan tersebut harus diimbangi dengan kewaspadaan karena tidak semua orang yang dikenal di dunia maya memiliki niat baik.
“Jangan mudah percaya hanya karena komunikasi di media sosial terasa menyenangkan. Kenali karakter pasangan dengan baik dan jangan terburu-buru memberikan kepercayaan penuh. Keselamatan diri harus selalu menjadi prioritas,” katanya.
Ineu menegaskan bahwa hubungan yang sehat dibangun atas dasar saling menghormati, saling percaya, serta memberikan rasa aman, bukan diwarnai sikap posesif, intimidasi, ancaman, maupun kekerasan dalam bentuk apa pun.
Ia juga mengajak perempuan untuk berani mengatakan “tidak” ketika mulai melihat atau merasakan adanya red flags dalam sebuah hubungan. Menurutnya, tidak ada alasan mempertahankan hubungan yang justru mengancam keselamatan dan masa depan.













