• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Minggu, April 26, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Kartini dan Senyum Luka: Antara Kebaya dan Empati yang Diperkosa

Kartini dan Senyum Luka: Antara Kebaya dan Empati yang Diperkosa

Hargib by Hargib
22 April 2026
in Edukasi, Profil
0
RA.Kartini/pinterest

RA.Kartini/pinterest

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Inilah kisahku. Kisah tentang  senyum luka yang kupakai setiap hari. Di depan kamera. Di depan keluarga. Di depan dunia yang terus memujiku sebagai “perempuan hebat” padahal di dalam hatiku, ada luka yang tak kunjung sembuh.

Bagian Satu: Empati yang Diperkosa .  Ketika Kartini Disalahgunakan oleh Sindikat Kejahatan

Cerita Sedih yang Mengetuk Pintu Hati

Semuanya dimulai dari pesan singkat. Seorang “teman” di media sosial sebut saja namanya Maya, menangis di telepon. Suaranya parau, seperti orang yang benar-benar putus asa. “Kak, adikku kritis. Rumah sakit minta uang muka tiga puluh juta. Aku sudah pinjam ke mana-mana. Cuma kamu yang aku punya. Kamu kan orangnya paling baik, paling berempati.” Hatiku berbunga. Rasanya seperti dipuji Kartini sendiri. Aku seorang perempuan yang peduli. Aku tidak tega melihat orang susah. Bukankah itu ajaran Kartini? Perempuan harus saling mengangkat? Aku transfer. Lima juta pertama. Lalu sepuluh juta. Lalu dua puluh. Setiap kali aku ragu, Maya punya cerita baru, tetangga yang diusir, anak yatim yang kehilangan biaya sekolah, ibu tua yang tak punya makan. Setiap cerita dibumbui air mata virtual dan kata-kata manis, ‘Kamu satu-satunya malaikatku. Tanpamu, aku tidak tahu harus bagaimana.’

BeritaTerkait

Keren! Ketua DPRD Renie Rahayu Jadi Pemateri Sinergisitas Program Kewilayahan

26 April 2026

UIN Bandung Peringkat 801+ Asia versi THE WUR 2026, Posisi Terbaik PTKIN se-Indonesia

25 April 2026
Page 2 of 12
Prev123...12Next
Tags: Antara KebayaEmpati yang DiperkosaKartiniSenyum Luka
Previous Post

Kartini, Merawat Kewarasan di Tengah Manipulasi Dunia

Next Post

Go Internasional, Jurnal Religious Fakultas Ushuluddin UIN SGD Terindeks Scopus

Related Posts

Edukasi

Keren! Ketua DPRD Renie Rahayu Jadi Pemateri Sinergisitas Program Kewilayahan

26 April 2026
Edukasi

UIN Bandung Peringkat 801+ Asia versi THE WUR 2026, Posisi Terbaik PTKIN se-Indonesia

25 April 2026
Edukasi

Rektor UIN Bandung Masuk 9 Besar Rektor dengan H-Index Tertinggi di Indonesia versi AD Scientific Index

25 April 2026
Edukasi

Religious Jurnal Studi Agama-Agama UIN Bandung Resmi Terindeks Scopus, Genapkan Delapan Jurnal Bereputasi Internasional

25 April 2026
Edukasi

Pemkot Bandung Benahi Ruang Kelas dan Perkuat Pendidikan Karakter Siswa

24 April 2026
Edukasi

FGD Bahas Keris Empu Puryadi, Personalisasi Jadi Kunci Lestarikan Tradisi

24 April 2026
Next Post

Go Internasional, Jurnal Religious Fakultas Ushuluddin UIN SGD Terindeks Scopus

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021