Damai Hari Lubis (Pengamat KUHP (Kebijakan Umum Hukum dan Politik)
JAKARTA || Bedanews.com – Wajar seorang Presiden menghindari kelompok yang mengkultuskan pribadi. Maka hal legitimasi yang “luar biasa” jika Presiden Prabowo mau menghadiri acara Projo bagi Projo (Pro Jokowi) dan tentunya Jokowi bisa “suprlus politik, sehingga bisa bertambah besar kepalanya”.
Hal ketidakhadiran Presiden menunjukan terdapat ada (banyak) penilaian pribadi Presiden Prabowo yang minus kepada kepribadian model kepemimpinan atau karakteristik dari sisi wawasan kebangsaan atau nasionalisme seorang figur Jokowi.
Namun entah ewuh pakewuh atau dalam konteks flag fake, Dasco hadir kemarin Sabtu (1/11/2025) pada agenda Kongres Projo, namun “sounding yang publis keluar, Dasco hanya mewakil Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto, atau sebagai Dasco, selaku Ketua Harian Partai Gerindra“.













