SERANG || Bedanews.com – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Serang menyoroti lambannya penyelesaian persoalan pengelolaan sampah oleh Pemerintah Kabupaten Serang dalam program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati.
Hal itu disampaikan oleh Anang Ma’ruf Faisal, selaku Ketua Bidang HMI Cabang Serang, melalui keterangannya Sabtu (3/8).
Menurut Anang, program Kabupaten Serang Bebas Sampah, masih jauh dari kata tuntas. Meskipun grebek sampah dan pelatihan pengelolaan telah dilakukan di beberapa kecamatan, namun hingga saat ini belum ada kejelasan mengenai lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) baru maupun teknologi yang akan digunakan untuk menuntaskan persoalan tersebut secara berkelanjutan.
“Kami melihat bahwa grebek sampah hanya bersifat seremonial jika tidak diikuti dengan penentuan lokasi TPA secara konkret dan pemilihan teknologi pengelolaan yang jelas. Sampah akan terus menumpuk jika hanya diangkut tanpa arah pengolahan,” ujar Anang.













