Menyikapi perubahan tersebut, Forum Ketua Himpunan Jurusan (FKHJ) bersepakat membentuk SATGAS, yang berfungsi seperti Dewan Mahasiswa sebelumnya. Setelah itu, digelar pemilu untuk memilih ketua SATGAS. Dalam pemilu demokratis pertama sejak pembekuan DM, Pramono Anung terpilih sebagai ketua SATGAS ITB pertama, membuktikan kemampuannya dalam mengorganisir dan memimpin.
Melihat kiprah Pram di masa lalu, tak diragukan lagi bahwa Jakarta membutuhkan pemimpin dengan jiwa aktivis seperti dia. Pemimpin yang tak hanya paham birokrasi, tetapi juga mampu merawat Jakarta dengan semangat pergerakan. Selamat, Pram. Sosok Anda pantas memimpin Jakarta.
*Pegiat Sosmed, Mantan Kepala Aksi & Advokasi PIJAR era Tahun 90an












