Jakarta, BEDAnews.com
Dalam kasus Kapolri Budi Gunawan (BG), Presiden Jokowi jangan mau dibenturkan dengan Polri dan DPR oleh para pembisik di sekitarnya. Jokowi harus punya integritas, taat konstitusi dan senantiasa berfikir positif dengan mengedepankan asas praduga tak bersalah, sehingga bisa segera melantik BG sebagai Kapolri.
Ind Police Watch (IPW) menilai, saat ini ada upaya membenturkan Jokowi dengan Polri, DPR maupun dengan Megawati dan PDIP yang mengusungnya sebagai presiden. Sementara Mensesneg, Seskab, dan para staf khusus Mensesng dan Seskab cenderung tidak memberikan informasi yang valid kepada Presiden. Jika kondisi ini dibiarkan, Jokowi akan terjebak dalam devide et impera di Lingkaran Istana.
Jokowi sebagai pemain baru dalam dunia persilatan politik nasional memang perlu banyak belajar, mendengar, dan menyerap aspirasi banyak pihak. Tapi, Jokowi jangan mau terjebak, apalagi diombang-ambingkan oleh orang-orang yang ingin mengadudombanya. Sebagai negarawan, Jokowi harus mengedepankan "Law and Order" (hukum dan kebijaksanaan), sehingga pemerintahan punya visi dan tegas dengan aturan konstitusi dan hukum. Dengan cara inilah Jokowi bisa membawa Indonesia tumbuh













