Generasi & Nilai Kerja:
Hari Buruh di Mata Gen ZBagi Gen Z, kerja tidak lagi sekadar soal upah, tetapi juga fleksibilitas, makna, dan keseimbangan hidup. Hal ini menimbulkan pertanyaan: Apakah Hari Buruh masih relevan?Jawabannya: ya, tetapi perlu dimaknai ulang. Hari Buruh tidak lagi sekadar simbol perjuangan upah, melainkan refleksi atas kualitas kerja secara holistik. Gen Z menghadapi tantangan baru seperti ketidakpastian kontrak, tekanan digital, dan tuntutan produktivitas tinggi. Dalam konteks ini, Hari Buruh menjadi ruang advokasi bagi hak-hak baru: kesehatan mental, fleksibilitas yang adil, dan makna kerja.Jika dulu buruh berjuang melawan eksploitasi fisik, kini Gen Z menghadapi eksploitasi digital dan psikologis.Hari Buruh tetap relevan sebagai momentum memperjuangkan keadilan dalam bentuk yang lebih kontekstual dengan zaman.













