“Saya pun meminta mereka selalu menjaga target atau key performance indicator (KPI) yang ada. Karena ini selain tentang kredibilitas juga menyangkut peningkatan PAD DKI Jakarta,” ujar Gus Toto.
Tokoh Muda NU itu juga mencontohkan bahwa, langkah Gubernur memang harus cepat seperti mensikapi kejadian di Food Station. Setelah penetapan tiga petinggi Food Station sebagai tersangka dalam kasus beras oplosan, Gubernur Pramono Anung menerima surat pengunduran diri Direktur Utama (Karyawan Gunarso) dan Direktur Operasional.
Menurut Gus Toto, langkah cepat memang harus segera diambil karena ini berkenaan dengan menjaga tata Kelola pangan di Jakarta. “Saya Memberikan Apresiasi Pak Gubernur untuk menjaga stabilitas operasional dan layanan publik, Mas Pramono segera menunjuk Plt Dirut Food Station, serta guna memperkuat pengawasan dan pemulihan kepercayaan publik, Gubernur dan Wagub DKI menunjuk Komisaris Utama,” kata Gus Toto.












