
Dirinya menegaskan bahwa, pelaksanaan festival ini bukan hanya sebagai ajang perlombaan, tetapi juga sebagai sarana membina dan memperkuat pemahaman serta pengenalan ajaran agama Hindu Kaharingan di tengah arus globalisasi yang begitu cepat dan kompleks.
“Dengan penguatan akidah dan nilai keagamaan yang kuat, kita dapat membentengi diri dari pengaruh negatif perkembangan zaman, sehingga tidak mudah terjerumus dalam perilaku yang menyimpang,” ungkapnya.
Lanjutnya, Dirinya menjelaskan bahwa, Festival Tandak Intan Kaharingan merupakan media untuk menampilkan kemampuan generasi muda Hindu Kaharingan dalam membaca kitab suci panaturan, ngadayu dan menelaah teks keagamaan sebagai bentuk implementasi nilai-nilai keimanan dalam kehidupan.
Ia juga mengingatkan, agar dewan juri dan panitia pelaksana dapat bekerja secara orooedional dan objektif, serta menjunjung tinggi nilai nilai kejujuran dan netralisasi dalam proses penilaian. “Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi ajang pembinaan generasi muda Hindu Kaharingan untuk semakin memahami, menghayati dan mengamalkan ajaran agama dalam kehidupan ber masyakat,” lanjutnya.












