“Kami sangat mengapresiasi kegiatan sosial yang digagas S3 ini. Sangat luar biasa, penuh haru dengan kekeluargaan yang kental dan berwarna. Kami bisa merasakan kehangatan dalam kegiatan itu. Bukan hanya baksos, tapi lebih kepada menumbuhkan rasa kekeluargaan dan menghidupkan kembali semangat gotong royong,” paparnya.
Avhes menegaskan, S3 membawa semangat yang lama hilang dalam kegiatan khitanan massal tersebut. Dirinya menyebut, semangat gotong royong di masyarakat hampir punah. Sejauh ini, hanya TNI yang terus menggelorakan semangat itu di kalangan masyarakat melalui berbagai kegiatan.
Semangat tersebut, kata Avhes, tidak boleh padam. Sebab Indonesia kuat dengan bergotong royong.
“Inilah wujud Bhakti TNI yang manunggal dengan rakyat. Bukan hanya berjuang mengangkat senjata tetapi juga mengangkat derajat sosial masyarakat. Kegiatan ini butuh dukungan semua pihak,” kata Avhes.













