Karena itu, PAM JAYA dan Pemprov DKI Jakarta juga perlu bertindak lebih tegas. Jangan hanya fokus pada target penyelesaian pemasangan pipa, tetapi juga pada kualitas pelaksanaan pekerjaan di lapangan. Keberhasilan proyek ini bukan hanya diukur dari berapa kilometer pipa yang terpasang, melainkan juga dari seberapa tertib, aman, dan minim dampak proses pengerjaannya terhadap masyarakat.
PAM JAYA tidak boleh membiarkan kontraktor bekerja seenaknya. Pengawasan harus diperketat, audit lapangan harus dilakukan secara rutin, pengawasan pada malam hari harus berjalan efektif, dan evaluasi terhadap kontraktor perlu dilakukan secara berkala dengan indikator yang terukur dan objektif.
Selain itu, pelibatan masyarakat setempat, termasuk pengurus RT dan RW, juga perlu dipertimbangkan untuk memperkuat pengawasan serta memaksimalkan hasil pekerjaan agar lebih tertib, aman, dan sesuai dengan kebutuhan warga di lingkungan sekitar.













