Selain masalah kualitas, Prof. Didik juga menyoroti ketimpangan antara PTN dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS). Kebijakan negara yang membiarkan PTN menyerap mahasiswa secara masif dinilai secara perlahan mematikan peran institusi pendidikan berbasis masyarakat sipil.
Sebagai solusi, beliau mengusulkan penerapan batas maksimal jumlah mahasiswa S1 di PTN serta pengalihan fokus ekspansi ke program pascasarjana dan riset strategis.
Reformasi sistem insentif dosen dan pemberian insentif fiskal bagi PTS juga dipandang mendesak agar ekosistem pendidikan tinggi nasional tetap sehat dan inovatif. (Red).
Page 3 of 3













