Pertama: Perbaiki Niat Ibadah; Saat bulan suci Ramadhan, luruskan kembali niat ibadah itu. Ingatkan kembali diri Anda mengapa Al-Qur’an memerintahkan kita untuk berpuasa selama Ramadhan. “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (Al-Baqarah [2]:183). Dipahami ayat ini menunjukkan puasa diwajibkan bagi kita agar dapat mencapai derajat ketakwaan dan kebenaran hakiki. Ini adalah kunci mendapat kesuksesan di setiap bulan Ramadhan. Taqwa dalam makna yang paling sederhana berarti mencapai keridhaan Tuhan. Karena itu, perbaiki niat kita jelas dan terfokus.
Kedua: Berusaha Khusyuk Melaksanakan Sholat; Sholat adalah hal pertama yang ditanyakan kepada kita pada Hari Penghakiman. Pernyataan itu saja harus mendorong betapa pentingnya itu. Jika Anda kehilangan sholat artinya kehilangan iman. Mulailah mengerjakan sholat secara khusuk mulai hari ini. Seorang Imam yang pernah berpesan, “Kerjakan-lah sholat seolah-olahitu adalah sholat terakhirmu.” Pikirkan tentang itu sebelum mengucapkan Allahu Akbar dan mulailah. Bagaimana jika ini adalah sholat terakhir? Apakah akan puas mengakhirinya dengan cara ini? Ingat, tidak ada dari kita yang dijamin bisa sampai ke Ramadhan. Perbaiki sholat hari ini, jangan menunggu.













