Kelima: Mantapkan Akhlak dan Sopan Santun; Akhlak adab dalam Islam. Hal ini penting untuk digarisbawahi bahwa puasa kita tidak diinginkan jika adab/akhlak kita buruk! “Nabi SAW berkata, “Barangsiapa tidak meninggalkan pernyataan palsu/berbohong, dan perbuatan jahat, dan berbicara kata-kata buruk kepada orang lain, Allah tidak membutuhkan (puasa)-nya meninggalkan makanan dan minumannya.” Diriwayatkan oleh Abu Huraira [Bukhari 6057]
Membuat upaya sadar hari ini untuk memperbaiki setiap sendi dalam karakter yang memiliki ruang untuk perbaikan. Dengan cara dan langkah ini, insya Allah, meningkatkan spiritualitas dan menunjukkan contoh ke-Islaman yang lebih baik kepada orang-orang di sekitar.
(Wallahu A’lam Bishowab)
Penulis:
Ahmad Rusdiana, Guru Besar Manajemen Pendidikan UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Peneliti Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) sejak tahun 2010 sampai sekarang. Pendiri dan Pembina Yayasan Sosial Dana Pendidikan Al-Misbah Cipadung-Bandung yang mengembangkan pendidikan Diniah, RA, MI, dan MTs, sejak tahun 1984, serta garapan khusus Bina Desa, melalui Yayasan Pengembangan Swadaya Masyarakat Tresna Bhakti, yang didirikannya sejak tahun 1994 dan sekaligus sebagai Pendiri Yayasan, kegiatannya pembinaan dan pengembangan asrama mahasiswa pada setiap tahunnya tidak kurang dari 50 mahasiswa di Asrama Tresna Bhakti Cibiru Bandung. Membina dan mengembangkan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) TK-TPA-Paket A-B-C. Rumah Baca Masyarakat Tresna Bhakti sejak tahun 2007 di Desa Cinyasag Kecamatan. Panawangan Kabupaten. Ciamis Jawa Barat. Karya Lengkap sd. Tahun 2022 dapat di akses melalui: (1) http://digilib.uinsgd.ac.id/view/creators. (2) https://www.google.com/ search?q =buku+a.rusdiana +shopee&source (3) https://play.google.com/store/books/author?id.












