Ia menuturkan bahwa, telah mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak termasuk dari penerima manfaat.
Dari hasil keterangan sementara, kata dia, proses pengolahan makanan dinilai telah sesuai prosedur. Selain itu, tidak ditemukan indikasi mencurigakan dari segi aroma maupun kondisi makanan saat dikonsumsi. Hal tersebut juga terangkan oleh penerima manfaat dalam hal ini pihak sekolah.
Meski demikian, Kuntoro menyebut, pihaknya belum dapat menyimpulkan penyebab kejadian tersebut.
“Pihak kepolisian masih menunggu hasil uji laboratorium dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah,” ujarnya.
Sementara itu, Koordinator Wilayah SPPG Kabupaten Demak, Ali Muzani, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas insiden tersebut.
“Kami sangat prihatin atas kejadian ini dan menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat, khususnya di wilayah Kebonagung. Kami akan berupaya maksimal menangani ini secara transparan dan tuntas,” kata Ali Muzani.













