JAKARTA || Bedanews.com – DPP Forum Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa (FABEM), menyatakan mendorong terjadinya aksi demonstrasi oleh santri dan masyarakat untuk menuntut Trans7 meminta maaf atas konten yang dianggap menghina ulama dan santri.
Hal tersebut diungkapkan Ketum DPP FABEM, Zainuddin Arsyad melalui keterangannya, Rabu (15/10).
“Dukungan ini menunjukkan solidaritas dan kepedulian terhadap sentimen keagamaan dan nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh masyarakat Indonesia,” imbuhnya.
Zaenuddin menambahkan, jangan takut untuk bersuara karena para santri terdahulu jangankan bersuara berperang melawan penjajah dengan bermodalkan bambu runcing saja berani apa lagi ini cuma berhadapan dengan orang-orang yang tidak paham etika dan sejarah perjuangan para santri. “Pesantren, sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional, telah memainkan peran penting dalam sejarah Indonesia. Sejak abad ke-15, pesantren telah menjadi pusat pendidikan dan penyebaran agama Islam di Indonesia,” ujarnya.












