Dari sisi kurikulum, isu iklim harus lintas disiplin:
Fakultas Sains & Teknologi: kembangkan riset mitigasi-adaptasi iklim
Fakultas Tarbiyah: kuatkan pendidikan lingkungan
Fakultas Ushuluddin: bangun etika lingkungan berbasis nilai keagamaan
ย Fakultas Dakwah: arusutamakan dakwah ekologis ke Masyarakat
Untuk konteks Jawa Barat, riset harus menyasar persoalan lokal: pengelolaan DAS Citarum, konservasi hulu, ketahanan pangan, energi terbarukan, pengelolaan sampah berbasis komunitas, serta mitigasi banjir-longsor.
โKesiapan kampus tidak diukur dari banyaknya seminar. Tapi dari riset terapan yang bisa dipakai warga, pemerintah daerah, pesantren, dan komunitas. Kampus harus jadi laboratorium sosial,โ tegasnya.
Merayakan vs Bertindak: Pilih Konsistensi, Bukan Simbolik













