Dari Kampus untuk Masa Depan Hijau
Prof. Rusdiana menutup: masa depan bumi tidak ditentukan banyaknya peringatan, tapi sejauh mana kesadaran berubah jadi tindakan. Saat pendidikan, riset, pengabdian, dan literasi berjalan terpadu, ketahanan iklim tumbuh dari komunitas, kampus, dan masyarakat.“Ketika itu terjadi, agenda global berubah jadi gerakan nyata. Dari sinilah lahir harapan menuju masa depan lebih hijau, tangguh, berkelanjutan. Wallahu a’lam,” katanya.Peringatan HLS 2026 jadi ujian: akankah kampus berhenti jadi panitia seminar, atau benar-benar jadi penyelesai krisis iklim?***
Page 5 of 5













