JAKARTA || Bedanews.com – Pengurus Besar Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PB PSTI) terus memperkuat sistem pembinaan olahraga sepak takraw nasional melalui peluncuran Liga Nasional Sepak Takraw 2026 serta program pelatihan dan sertifikasi wasit berstandar internasional.
Ketua Umum PB PSTI, H. Suryanto, S.Ag., M.M., mengatakan kedua program tersebut menjadi langkah strategis untuk menjaring atlet potensial sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang perwasitan.
“Kami terus mengimplementasikan program kerja organisasi, salah satunya melalui penyelenggaraan Liga Nasional Sepak Takraw sebagai wadah pembinaan atlet yang berkelanjutan,” ujar Suryanto.
Hal tersebut disampaikan Suryanto yang didampingi Sekretaris Jenderal PB PSTI, Prof. Dr. H. Nukhrawi Nawir, M.Kes., AIFO, beserta beberapa pengurus PB PSTI, saat menemani rombongan Presiden ASTAF sekaligus Sekretaris Jenderal ISTAF, Datuk Abdul Halim Kader berkunjung ke Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Selasa (9/6/2026).













