Menurutnya, menjadi Kapolri bukan semata-mata soal memimpin sebuah institusi besar. Jabatan tersebut membawa tanggung jawab terhadap jutaan masyarakat yang setiap hari menggantungkan harapan pada hadirnya rasa aman dan kepastian hukum.
Karena itu, Haji Ninong berharap, kepemimpinan Suyudi dapat terus membangun hubungan yang semakin dekat antara polisi dan masyarakat.
“Polisi adalah bagian dari masyarakat. Masyarakat membutuhkan polisi bukan hanya ketika terjadi persoalan hukum, tetapi juga ketika membutuhkan perlindungan, pertolongan dan rasa aman,” katanya.
Ia berharap, semangat pelayanan kepada masyarakat terus menjadi bagian penting dalam perjalanan Polri. Baginya, wajah polisi yang paling mudah dikenang masyarakat bukan hanya ketika berada di balik meja atau dalam sebuah upacara, melainkan ketika seorang anggota polisi hadir membantu warga yang sedang menghadapi kesulitan.













